Minggu, 13 Januari 2013

Cinta Sang Ilalang

Disini...ditempat ku bertumbuh
bersemi dan menjulang rapi
mengakar kuat tajam menghunus bumi
menengadah wajah dunia dengan gayanya

Disini..ditempat ku bernyayi
bersunyi-sunyi memeluk diri
berbaris menulis bongkahan bait palsu
lalu berbisik-bisik pada sang angin

Disini..ditempat ku berdiri
ada cinta yang tak terkata
berpeluk-peluk gumpalan rindu
bersyair pujangga merdu

Sepenuh Cinta, 
30 Safar 1434 H
"mewangi di ufuk senja"



Jumat, 11 Januari 2013

Karena mu Saudara...

28 Safar 1434 H
Bismillahirrahmanirrahim..

Ini semua tantang ku..tentang warna hidup ku..
Hari ini aku bersama sepeda perjuangan ku menyusuri kampus yang ku cinta..kampus yang  mengukir banyak sejarah dalam hidup ku..bersama belaian sang angin membawa ingatan ku pada masa-masa perjuangan ku beberapa waktu lalu..
Saat aku mulai memancangkan mimpi ku dikampus ini, saat tarbiyah menyapa ku, saat ukhwah itu lebih dari segalanya, dan saat perjuangan itu harus terpisah pada ruang yang berbeda...
Semua memberi warna dalam hidup ku hingga hariku senantiasa melukis pelangi, menghuni ruang hatiku hingga semua sarat akan makna...terlalu banyak hal yang telah kulalui dikampus ini..inilah kampus ku..kampus yang telah membawaku pada dimensi sejarah hidup ku..semoga segala yang kulalui adalah kumpulan usaha dan doa yang segalanya kutujukan dalam rangka menuju keridhoan-Nya...

Dan hari ini...terlalu sulit untuk ku menguraikanya....
"Bukan berpisah hanya saja berjuang ditempat yang berbeda"
hari ini insyaAllah aku akan melanjutkan perjuangan ditempat yang berbeda..meninggalkan semua warna yang pernah ada dikota perjuangan ini untuk waktu yang aku sendiri tidak tahu sampai kapan dan aku yakin takdir juga yang akan membawaku ke kota ini kembali...insyaAllah aku akan melajutkan perjuangan untuk kembali mengukir mimpi dan karya dalam hidup ku, InsyaAllah...dan aku yakin Allah telah menyediakan sepotong episode indah untuk waktu yang akan ku lalui kedepan... bismillah semoaga diri ini bisa kuat dan istiqomah...(aamiin-red..^^)

Aku pasti akan sangat merindukan mereka semua..semua tentang kau dan dia- saudara dan saudari ku...
rindu sapaan "Mbak Mia" dari teman-teman satu perjuangan Pendidikan Ekonomi-08, " Mbak ruhmi" dari adinda 'Adni, ada dek lola yang super jahiiil tapi menyenangkan, rindu nasehat dari para dosen ku dengan tutur katanya yang lembut " Mbak..bapak yakin kamu...", rindu senyum para adinda mujahid Al-A'raaf yang luar biasa..cetaaaarrrr dech..dek reana yang suka ketawa sendiri" hihi anaeeeh", rindu cerita dan curhatan serta cubitan dari sahabat ku Mirna Amira Dayo dan Fandri Sofiana Fastanti "Allah lebih tahu bahwa cinta yang  ku punya lebih berwarna dari yang kau kira"..rindu panggilan " Ustadzah ruhmi" dari para mujahid kecilku Siswa SMPIT Madani yang telah mengambil hati ku sehingga saat aku akan melangkah pergi semua terasa sangat berat, semoga Allah memudahkan perjuangan dalam menuntu ilmu..rindu sapaan "mbak yu apa kabar" dari para pejuangan UKMI Ar-Royyan Universitas Riau...rindu senyum ramah bapak penjual es rumput laut disimpang bina krida yang selalu menyiapkan senyum terbaiknya sehingga membuat senja ku lebih berwarna, rindu doa-doa yang terlafaz dari seorang ibu pembersih halaman samping perpustakaan UR yang setiap kali aku mengunjunginya selalu melantunkan doa-doa yang tertuju untuk kebaikan ku..semoga Allah mengijabah dan membalas dengan hal yang lebih indah dan saat ini aku sangat merindukan sosok teduh dan sabar itu dan terakhir kali aku mengunjunginya saat aku hendak pulang kampung bulan Ramadhan tahun lalu dan sejak itu aku tak pernah lagi melihatnya, kabar terakhir yang kuterima bahwa ibu tersebut sudah berhenti bekerja karena kondisi tubuhnya yang sudah ringkih..aku sungguh ingin mengunjunginya..semoga aku tak terlambat untuk tersenyum kembali pada nya. Aku pasti akan sangat merindukan senyum manis ibu penjual cappocino cincau yang selalu menyapa ku..merindukan kakak penjaga perpustakaan UR, rindu senyum seluruh mahasiswa UR (hehe...sok kenal...-red), rindu duduk sambil mengicau tak tentu arah didepan mushala rektorat sambil mendengar nyayian merdu sang burung..rindu bermajelis dengan para pejuang dakwah UR dan PKU..rindu Lingkaran tarbiyah kecil itu..lingkaran yang telah mengantarkan ku pada celupan warna Illahi...rindu pada syuro itu...rindu kala fajar hari dengan sepeda ku menuju kampus perjuangan Madani School, rindu kala senyumnya didepan ruang kuliah itu menyapa hatiku (sihyyy..saha neng..??-red..upzzzz masa laluuuu), rindu pada pekikan abang bus panam (ciaaah lebay neng-red), rindu bermuhasabah + tertidur di masjid An-Nur (weleeeh...alasan muhasabah padahal mau tidur ditempat yang nyaman kannn??-red), rindu mengelilingi kampusku dengan sepeda yang mulai tua itu,,,aku pasti akan merindukan semuanya...semua tantang mu saudara/i ku dan tentang ku dikota ini..."((

Semua menempati ruang tersendiri dihati ku, dan kini aku harus meninggalkan nya..pastinya akan ada air mata..karena ada yang hilang dari pandangan dan pendengarkan ku...dan aku yakin begitu halnya dengan mereka..tapi yakinlah ini tidak lama akan ada warna baru yang akan kembali mengisi ruang hati itu..dan akan ada waktu dimana kita merindukan masa-masa itu...kerana perpisahan itu sebuah keniscayaan..

Bersyukur kepda Allah karena telah menpertemukan aku dengan semua orang yang ku kenal dalam hidup ku..ada banyak pelajaran, hikmah dan nasehat yang kudapat dari perjumpaan ini, semoga Allah membalas semua sauadara/i ku dengan kebaikan dan keberkahan dunia akhirat..mungkin diri ini belum mampu membalas semua yang telah diberikan..namun aku yakin bahwa setiap kebaikan pasti akan berbalas kebaikan pula, mungkin tidak lewat diri ini tapi lewat hamba Allah yang lain..semoga selalu ada maaf dihati para saudara/i ku untuk diri ini yang penuh khilaf dan salah, untuk hak-hak sebagai seorang saudara yang belum terpenuhi dengan baik, untuk sapaan yang mungkin belum terbalas, untuk hati yang mungkin tersakiti, untuk diri yang mungkin terdzalimi..semoga ada maaf dan keikhlasan untuk diri ini..

Aku sangat bahagia karena Allah telah mempertemukan kita, dan yakin bahwa ini bukanlah sebuah kebetulan tapi mutlak rencana Allah yang telah Allah tuliskan dalam kitab indanya Lauhul Mahfuz..
Dan untuk ku dan seluruh saudara/i yang kucintai karena Allah..semoga diri ini senantiasa dalam kebaikan walaupun itu payah tapi yakinlah bahwa itu sabaik-baik pilihan hidup, semoga dimanapun kita berada semangat untuk terus memperbaiki diri dan bermanfaat bagi orang lain tetap terpatri dalam diri kita..teruslah berjuang semoga Allah mengukuhkan langkah kita, semoga Allah memberi cahayaNya dalam menyusuri jalan panjang hidup ini....

Uhibbuka Lillah wa Fillah, InsyaAllah..
Kerana setiap diri mempuyai caranya tersendiri dalam mengekspresikan cinta, semoga apa yang telah kuberikan kepada saudara/i ku adalah sebentuk cinta  yang diinginkan....^^

Tulisan ini spesial kudedikasikan kepada :
Bapak dan Ibu ku, Adik-Adikku, Mirna Amira Dayo, fandri Sofiana Fastanti, All Murrabi ku, Adni Luthfi Rafiqa, Lola Jenrifa, Reana Andam Dewi, Iis Darmayanti, Nyie Astuti, Rita Aprilia Sari, Fika, Tri, Ayu Aizatul Natasa, Indah Wahyuna, Wiwik Romdhani, Mbak Fitri, Sariyani, Syahidah Banan Qanita,  Neneng Prihatin, Rizqa, Agus Santi, Kak Leni, Uni Irma, Dek Bina, Irma Afiati, Muharoni, Sahroni Rizkinta, Firman, Yandi, Mas Ruron, Aggel, Magara Dame Tua, Rini, Suryani, Yeti, Dessy, Mitha, Mona, Verra, Mengsus,  Mutia Hayati, Wahyu Lestari, Mbak Uci, Kak Yeyen, Vevy Asyana, Ayu Khairunnisa', Nurhidayah Muharayu, Erni, Elwis Ramadhan, Kak Maya, Winda Astuti, Fitri Wati, Kak Jusma, Kak Rinti, Mbk Ani , Kak Ria, Mbk Melia Tranita Dewi, Mbk Delfa, Kak Reni, Neni Nurlia, Rahmi Almahfuzah, Darma Yeni,Adi Azmi, Andi Subowo, Neneng Furliani, Yuliani, Ema Sittah, Melisa, Josua , Alfauzan, Arif Budiman, Mirza Hardian,Matang, Wahyu, Toni Era W, Berry,Fadli, Ogie Orlando, Yogi, Fitra Perdana, Hafis Syahroni, Yoppie, Rukmini, Nana,Mas Imam, Mitha, Resa Yunisa, Yuliani Oshin, Muhammad Adzro'i, Eko Saputra, Bang Ade, Mas Alam terkembang + mbk Nafiah, Prof. Almsadi Syahza, Pak Gimin, Pak Gani, Buk Magdalena, Pak Caska, Pak Syakdanur, Pak Hendripides, seluruh mahasiswa Pendidikan Ekonomi UR, all mahasiswa UR, all Pejuang UKMI Ar-Royyan, all pondokan akhwa di UR : Arsa, Ardu, Hamasah, Al-A'raaf, Mualimah, Marhamah, Mutia. Bapak penjual Es rumput laut, ibu2 CS UR, Pegawai dan Dosen UR, seluruh penjual disepanjang jalan Bina Krida dan manyar sakti serta lingkungan UR, Ajo fotocopy, Pejuang Puskomid, Tanoto Scholar UR, dan All members Tanoto Foundation, all peserta Training kepenulisan FLP angkatan 8, Hima Pend.Ekonomi, Bapak penjaga Masjid Arfa'unnas, Ust. Tajjudin, Ust. Yunus, Ust. Halim, Ust. Asmar, Ust. Habib, Ust, Waris, Ust, Eko, Ustzh Dewi, Kak Wannaa cayang, Guru, pegawai dan siswa-siswi SMK Muhammadiyah 2 PKU, Lemlit UR, Seluruh adik-adik Asistensi ku, Pejuang LSI Al-Maidan FKIP UR, Bapak penjaga masjid Agung An-Nur, Bapa sate samping pondok, atuuk penjual goreng, mas bakso KQ lima, seluruh kepala sekolah SMAN kota PKU, Mirwan, Reza, dek Dara, Bg. arif, Gellisya, Mas Agung, Nurdiana K, Deni Firdaus, Putri S, Botan, Salmi, Muharnis Yulita, Kak Devi, Bang Galon, Mas Nur, All Guru TK-SD-SMP-SMA ku, dek Dewi Bagan Besar, Watri, Suci, Ust. Rois, Ust. Muzzamil, Sitta, Indah, Kartini, Sri Sulastri, Yuni Selvi, Siti Q, Nanda, Dina, Lani, Mbk Susi, Nurjani, Emma, Aisyah, dek Lili, Suci , Wita, Adi Putra, Pak miskat, all pengurus dan penerima BS Bazma Dumai, Lilik, Desi, DJ, all murid-murid ku di Mts Baiturrahman Bagan Besar....dan semua orang yang kukenal yang mungkin tdk tertulis diatas, namun insyaAllah selalu kukenang dalam hidup ku (maklum..si neng pelupa berat terutama dalam mengingat nama dan angka-red)......................(waaaaaaahh udah hujan air mata si neng..hayuuuuuuuk mentas dulu dech...bajirrrrrrrrrrr.....kabuuurrrrrrr-red)...^^


Sepenuh Cinta, 
Ruhmi Annisa' JKasim


Kamis, 27 Desember 2012

Libur Telah Tiba....Hati ku Gembira..

Liburan.....

Oh Liburan...

Ngapainnnn????

ke Ladang bersama Bunda dan Adik-Adik...

Tanam Kacang...

Kacang dtanam..

Bismillah...

Semoga tumbuh dan membersemi...




Rabu, 26 Desember 2012

Cahaya Mata ku



 Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
 Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
 dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
 dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.

 Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat,
 adalah kenyataan bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam
 diri seseorang, sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa
 setengah mati, hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong
 melompong, hilang isi.

 Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.
 Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
 pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada,
 aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.

 Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
 tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
 mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua, tapi kau
 ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta, sehingga
 aku mampu mencintaimu seperti ini.

 Selamat jalan,
 Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
 kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.

 selamat jalan sayang,

 cahaya mataku, penyejuk jiwaku,

 selamat jalan,

 calon bidadari surgaku ….

 BJ.HABIBIE